Menit-menit

Semenit itu kumerasa dekat dengan Mu. Kumerasa begitu pentungnya pertolonganmu. Semenit kemudian, ingin rasanya kutumpahkan air mata ini, demi menebus dosaku pada Mu. Semenit lagi, rasa ingin mengabdi ini muncul begitu besar. Tapi, semenit kemudian, kutelah lakukan dosa lagi pada Mu.
Aku bingung, sungguh benar-benar bingung. Ini cobaan atas keimananku atau ini semua hukuman atas dosa-dosaku yang mengangkasa itu? Tolonglah Tuhan, jika ini memang ujianmu, apalah artinya hambamu ini jika dibanding mereka yang keimanannya melebihiku. Jika ini semua hukuman, kenapa kau libatkan pula orang yang tak bersalah atas hukuman ini? Sungguh, ini semua membuatku bingung.

0 komentar:

Posting Komentar