The Hardest Part Of Ending

Tribute to people who always being crazy with me

Aku kurang setuju dengan pernyataan yang menyebutkan bahwa setiap pertemuan pasti ada perpisahan. Seolah perpisahan memang harus terjadi dalam setiap pertemuan, seolah apa yang telah menyatu harus terpisah kembali. Seolah setiap orang yang berharga dalam hidup kita, ketika tiba waktunya pergi, dengan gampangnya kita melepasnya.

Never say goodbye. Kita adalah musafir cinta, kita akan bertemu lagi di jalan” (Rab Ne Bana Di Jodi)

Detik hidup kita adalah sesuatu yang terukur jumlahnya. Setiap terlewati satu detik, berkuranglah sisa total jumlahnya. Waktu tak pernah mau menunggu, pun tak pernah meminta kita mengejarnya. Rasanya baru kemarin kita berjabat tangan berkenalan.  Kalian menyebutkan nama kalian, dan aku pun demikian. Lalu tiba tiba, tak lama lagi kita harus berpisah kembali.

"Aku mengenal dikau tak cukup lama separuh usiaku, namun begitu banyak pelajaran yang  aku terima" (Padi-Harmoni)

Damn, what the hell i’ve done ? 

Tiap diajak ngumpul bareng, ada aja alasan buat ga dateng. sibuk ini -lah, sibuk itu-lah. Padahal semua hanya alasan buat nutupin rasa males  keluar dari kamar. wth.
Giliran sekarang mau pisah, galaunya setengah mati.
Yang berat sih bukan ninggalin orangnya, tapi kenangan kenangan bareng orang tersebut ga gampang buat dilupakan.

people come and go, memories from time well spent with them stay

Kalo udah gini mau apa lagi?
is the worst question we could throw up
Kenapa baru nyadar hal ini bakalan terjadi?  kenapa ga dari dulu kita gunakan waktu kita buat bareng bareng, kumpul kumpul walau isinya cuma ngobrol ngobrol atau main kartu. yakin deh hal hal kaya gitu yang bakalan kita kangenin nanti.
Kalo udah gini mau apa lagi?

Yah, walau udah ga bisa barengan lagi, usahakan lah kalo bisa kumpul, sesekali kumpul.  Usahakan grup tetep rame walau masing-masing udah punya kesibukan sendiri. Sering sering sapa aja. Kalo ada yang ngirim stiker, walau ga jelas, itu berarti dia lagi kangen.  Seenggaknya bales-lah walau cuma dengan stiker lagi.
we are live under the same sun, we are walk under the same moon, then why can’t we live as one” (Scorpion-Under The Same Sun)

Namun, di dalam hari- harimu yang sunyi dan sedih
Kumohon sebutkan namamu dengan lirih
Katakan bahwa “Ada yang sedang merindukanku”
Di dunia ini aku hidup di dalam hati seseorang yang merindukanku
 
Keep climbing
See you on top

***

Apalah arti namaku bagimu ? Nama itu tak berjiwa
Dia akan menghilang, seperti raungan kecil
Dari gelombang yang menghantam tepian di kejauhan
Seperti suara riuh malam di hutan lebat !
Nama itu akan tertulis di kertas memo, dengan kesedihan
Cetakannya akan terlihat kusam
Seperti tulisan di batu nisan
Tertinggal dalam bahasa asing
Apalah artinya nama itu ? Sudah lama terlupakan
Dalam amukan gelombang dan angin baru yang menggelegak
Dia akan membawakan kenangan yag lembut dan murni
Di dalam lubuk jiwamu
Namun, di dalam hari- harimu yang sunyi dan sedih
Kumohon sebutkan namamu dengan lirih
Katakan bahwa “Ada yang sedang merindukanku”
Di dunia ini aku hidup di dalam hati seseorang yang merindukanku
(Pushkin-Namaku)

0 komentar:

Posting Komentar